Aplikasi kasir · Pesan dari meja · Laporan pemilik

Kasir tetap jalan.
Dapur tetap rapi.
Anda tetap tenang.

Satu sistem untuk kafe dan resto: tamu pesan sendiri lewat QR di meja atau dilayani pelayan dengan tablet, kasir tetap bisa terima uang walau internet putus, makanan otomatis ke dapur dan minuman ke bar, pembukuan jalan otomatis, dan pemilik langsung tahu apa yang perlu dibereskan hari ini.

Lihat cara kerjanya ↓

Rancangan kami sendiri. Fitur di halaman ini adalah usulan yang akan dibangun; demo memakai data contoh, bukan transaksi sungguhan.

Kasir · Outlet DemoPOS-01
KasirPenjualanOpen billRiwayatShift kasir
Menu hari ini
Kopi Susu · 18.000
Nasi Goreng · 28.000
Es Teh · 12.000
Americano · 16.000
G-024 / Meja 07

2 Kopi Susu
1 Nasi Goreng
1 Es Teh · tambahan


Total tagihanRp76.000Lunas tunai
MEJA 07

Pesan. Nikmati.

Kopi Susu 18.000
Sudah bayar ≠ sudah jadi.Status bayar, status dapur dan status kirim data tampil terpisah, jadi tidak saling menutupi.
01Internet putus, tunai tetap tercatat02Pesan dari HP tamu atau tablet pelayan03Pemilik langsung tahu yang perlu dibereskan
Masalah sehari-hari yang kami selesaikan

Jam ramai bukan waktunya
sistem bikin bingung.

Setiap fitur lahir dari kejadian nyata di outlet. Hasilnya kita buktikan bersama lewat uji coba di outlet Anda.

01

Internet putus?
Kasir tetap jualan.

Pembayaran tunai disimpan dulu di perangkat kasir. Begitu internet kembali, datanya dikirim ke pusat tanpa tercatat dua kali.

02

Makanan ke dapur, minuman ke bar.
Tidak ada yang terlewat.

Pesanan otomatis dipecah ke layar dapur dan layar bar. Tiket yang terlambat atau belum diantar langsung menyala, dan tambahan masuk sebagai tiket baru ke stasiun yang tepat.

03

Ada yang janggal?
Pemilik langsung tahu.

Data yang belum terkirim, kas yang selisih, bahan yang menipis: semuanya muncul paling depan, lengkap dengan asal-usulnya.

Catatan: di tahap awal, mode tanpa internet berlaku untuk satu perangkat kasir. Beberapa kasir berbagi pesanan saat offline, printer, dan penyedia QRIS kita tentukan dan uji bersama.

Satu pesanan, enam layar

Jangan cuma dibaca.
Coba sendiri alurnya.

Ikuti satu pesanan dari QR di meja atau tablet pelayan, ke dapur dan bar, sampai laporan pemilik. Pilih layar di bawah, atau langsung buka demonya.

Semua tampilan di sini adalah contoh rancangan, belum aplikasi jadi.Data dan harga hanya contoh, belum termasuk pajak dan biaya layanan.
Bedanya dengan aplikasi kasir biasa

Yang tampil di layar
sesuai yang terjadi.

Banyak aplikasi cuma bilang “berhasil”. Rancangan ini memberi tahu mana yang sudah beres dan mana yang belum.

01

Sudah bayar, sudah jadi, sudah terkirim.
Tiga hal, tiga tanda.

Kasir bisa lihat: uang tunai sudah masuk, Es Teh masih dibuat, dan datanya belum sampai ke pusat. Tidak ada satu tanda “berhasil” yang menyembunyikan hal yang belum beres.

02

Menu terjual.
Bahan berkurang, jelas asalnya.

Setiap pengurangan bahan dicatat dari pesanan dan resep yang mana. Pemilik bisa cek kenapa beras berkurang. Uang yang dikembalikan ke tamu tidak otomatis mengembalikan stok bahan.

03

Outlet bertambah.
Akses tetap terkendali.

Sejak awal, setiap orang hanya bisa membuka yang sesuai tugasnya: kasir, supervisor, atau pemilik. Perubahan penting butuh izin dan tercatat siapa yang melakukannya.

04

Dapur dan bar.
Masing-masing punya kendali.

Setiap stasiun punya layar dan target waktunya sendiri. Tiket yang belum disentuh, terlambat, atau sudah siap tapi belum diantar langsung terlihat di stasiun, kasir dan pemilik. Pesanan baru dianggap selesai kalau semua bagiannya sudah diantar.

05

Pesan sendiri atau dilayani.
Dua-duanya masuk satu tagihan.

Tamu bisa scan QR unik di mejanya; tamu yang lebih suka dilayani dicatat pelayan lewat tablet keliling. Semua pesanan dari satu meja, dari HP mana pun atau dari tablet, masuk ke satu tagihan dan langsung terbagi ke dapur dan bar.

Keuangan & akuntansi di belakang layar

Kasir cukup jualan.
Pembukuan jalan sendiri.

Setiap transaksi otomatis menjadi jurnal akuntansi. Laporan keuangan siap kapan pun, tanpa input ulang dan tanpa menunggu akhir bulan.

01

Jurnal otomatis, selalu seimbang

Penjualan, pembayaran, pemakaian bahan dan selisih kas langsung dibukukan debit-kredit ke akun yang tepat. Tidak ada lagi rekap manual dari kertas atau Excel.

02

Laba rugi, neraca, arus kas

Tiga laporan inti per hari, minggu atau bulan, per outlet atau gabungan. Setiap angka bisa ditelusuri sampai ke struk asalnya.

03

HPP dan margin per menu

Biaya bahan dihitung dari resep, jadi Anda tahu menu mana yang paling untung, bukan hanya yang paling laku.

04

Tutup kas dan rekonsiliasi

Uang di laci, setoran bank dan dana QRIS dicocokkan per shift. Selisih langsung kelihatan, lengkap dengan siapa yang bertugas.

05

Tutup buku yang terkunci

Periode yang sudah ditutup tidak bisa diubah diam-diam. Koreksi dilakukan lewat jurnal penyesuaian yang tercatat siapa dan kapan.

06

Siap untuk akuntan dan pajak

Bagan akun bisa disesuaikan. Rekap pajak dan buku besar bisa diekspor untuk akuntan atau konsultan pajak Anda.

Laporan keuanganContoh · G-024

Laba rugi

PenjualanRp76.000
HPP bahan*(Rp4.750)
Laba kotorRp71.250

Jurnal otomatis

G-024 / Tiket 1D Piutang tamu
K Penjualan
Rp64.000
G-024 / Tiket 1D HPP bahan
K Persediaan bahan
Rp4.750
G-024 / Tiket 2D Piutang tamu
K Penjualan
Rp12.000
R-001D Kas outlet
K Piutang tamu
Rp76.000
Debit Rp156.750 = Kredit Rp156.750 · seimbang

*Contoh: hanya bahan Nasi Goreng yang dihitung (beras Rp15/g, telur Rp2.500).

Usulan untuk sistem baru. Bagan akun, kapan penjualan dibukukan, metode HPP, cara menilai stok dan aturan pajak kita sepakati bersama akuntan Anda sebelum dibangun. Laporan sistem membantu pembukuan, bukan pengganti audit.

Yang dikerjakan di tahap pertama

Satu alur dibuat beres dulu.
Baru diperluas.

Usulan awal kami: mulai dari kafe/resto, tamu bayar di kasir (tunai atau QRIS), dan uji coba di satu outlet yang kita pilih bersama. Semuanya masih bisa disesuaikan.

Belum ditetapkan, dan kita sepakati bersama di awal: nama produk, perangkat yang dipakai, harga, jadwal, ketentuan kerja sama, pembagian menu ke dapur/bar beserta target waktunya, jumlah tablet pelayan, apakah pesanan QR perlu diterima kasir dulu, bagan akun dan aturan pembukuan, cara menilai stok bahan, batas pemakaian tanpa internet, dan penyedia QRIS beserta rekening pencairannya.
Kasir, pesanan tamu, dapur dan bar

Daftar menu dengan ukuran/ekstra, open bill, pesanan tambahan, bayar tunai dan QRIS, bayar patungan (per nominal atau per menu), struk, buka-tutup kasir dan riwayat. Tamu pesan lewat QR unik per meja (beberapa HP bisa bergabung ke satu tagihan, kodenya bisa diganti staf), cek harga, bayar di kasir dan pantau pesanannya; pesanan QR diterima kasir dulu. Pelayan mencatat pesanan dengan tablet keliling yang langsung masuk dapur/bar dan menampilkan menu yang siap diantar; pesanan otomatis dipecah: makanan ke layar dapur, minuman ke layar bar, masing-masing dengan target waktu, tanda terlambat dan konfirmasi sudah diantar.

Stok dan kendali usaha

Data menu dan bahan, resep, stok, stock opname dan bahan terbuang, laporan penjualan/pembayaran/shift, pengaturan outlet, hak akses, riwayat aktivitas, dan daftar data yang bentrok. Kapan stok dipotong dan aturan stoknya kita sepakati sebelum mulai dibangun.

Keuangan dan akuntansi

Jurnal otomatis dari setiap transaksi, bagan akun yang bisa disesuaikan, laba rugi, neraca, arus kas dan buku besar, HPP dan margin per menu, tutup kas per shift dan rekonsiliasi setoran, tutup buku per periode, rekap pajak dan ekspor untuk akuntan. Aturan pembukuannya disepakati bersama akuntan Anda sebelum dibangun.

Fondasi yang wajib lulus uji

Data di kasir tidak hilang walau perangkat mati mendadak, data yang dikirim ulang tidak tercatat dobel, tidak ada tiket yang hilang antara kasir, pelayan, dapur dan bar, QR meja tidak bisa dipakai lagi setelah kodenya diganti, QRIS lulus uji di lingkungan uji penyedia dan dananya cocok dengan laporan, backup bisa dipulihkan, jurnal selalu seimbang dan terkunci setelah tutup buku, hak akses antar-outlet benar-benar terpisah, dan perangkat/printer yang dipakai sudah dites. Mode offline bukan sekadar simpan draft.

Menyusul di tahap berikutnya

Pembayaran kartu (EDC) dan metode non-tunai lain di luar QRIS menyusul. Beberapa kasir berbagi pesanan saat offline butuh jaringan lokal tersendiri. Pembelian, transfer dan produksi lengkap, payroll, program loyalitas yang rumit, sambungan langsung ke software akuntansi lain, dan integrasi aplikasi pesan-antar ditunda dulu.

Uji coba dulu, baru diperluas

Empat tahap.
Tiap tahap ada syarat lulusnya.

Tahap berikutnya baru jalan kalau tahap sebelumnya lulus. Lama waktunya kita hitung setelah perangkat, tim dan aturan kerja disepakati.

A

Sepakati aturan & perangkat

Pilih outlet uji coba, perangkat (kasir, tablet pelayan, layar dapur, layar bar), QR untuk setiap meja, printer dan akun QRIS, pembagian menu dapur/bar, aturan buka-tutup kasir, harga, stok, dan siapa boleh apa saat offline.

Syarat lulus: perangkat jalan dan hak akses sudah benar.

B

Satu alur jalan penuh

Tamu (QR atau pelayan) → kasir → dapur & bar → bayar tunai → stok → jurnal → tutup kasir. Semua angkanya dicocokkan.

Syarat lulus: pesanan, uang, bahan dan laporan keuangan cocok; tidak ada tiket terlewat.

C

Uji saat ada gangguan

Internet putus, perangkat restart, kirim ulang, sinyal hilang di tengah jalan, data bentrok, printer macet, layar dapur/bar mati, konfirmasi QRIS terlambat.

Target: tidak ada transaksi yang hilang, tidak ada uang atau bahan yang tercatat dobel.

D

Dipakai di outlet sungguhan

Staf Anda memakai sistem dengan pendampingan, latihan memulihkan data, dan semua kendala dibereskan.

Syarat lulus: pemilik setuju untuk diperluas.

Ini target yang harus dicapai di setiap tahap, bukan hasil uji yang sudah terjadi.

Langkah selanjutnya

Mulai dari satu outlet.
Buktikan, lalu kembangkan.

Kita coba demonya bersama supaya cara kerjanya sama-sama jelas. Setelah empat hal di samping disepakati, kami susun rincian fitur, daftar pekerjaan, jadwal dan penawaran harga. Yang perlu diputuskan sekarang cukup satu: mulai Tahap A di outlet pilihan Anda.

Outlet mana yang jadi uji coba?

Jenis layanan (makan di tempat/bawa pulang), jumlah staf dan shift, serta menu mana ke dapur dan mana ke bar.

Perangkat apa, dan seberapa jauh jalan tanpa internet?

Cukup satu kasir atau beberapa, berapa tablet pelayan, dan apakah perlu berbagi pesanan saat internet putus.

Aturan transaksi, stok, pembukuan dan hak akses

Pajak, promo, bayar patungan, resep, bahan terbuang, boleh stok minus atau tidak, cara menilai stok, bagan akun dan metode HPP, dan siapa boleh menyetujui apa.

Cara bayar dan cadangan data

Penyedia QRIS dan rekening pencairannya, perlu kartu/EDC atau tidak, backup, berapa lama data disimpan, dan seberapa cepat harus pulih bila ada masalah.

Presentasi · ← → pindah bagian · Esc keluar
Demo langsungData contoh · bukan transaksi sungguhan
Simulasi satu kasir · tanpa pajak/biaya · tersimpan di browser ini bila diizinkanTidak terhubung ke server mana pun

Mulai dari meja kosong?

Hanya data contoh di browser ini yang dihapus. Halaman proposal tetap ada.